Minggu, 22 November 2009

TRANSMIGRASI

TRANSMIGRASI

1. DEFINISI TRANSMIGRASI
Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah yang padat penduduknya ke area wilayah pulau lain yang penduduknya masih sedikit atau belum ada penduduknya sama sekali. Orang yang melakukan kegiatan transmigrasi disebut transmigran.
Transmigrasi di Indonesia biasanya diatur dan didanai oleh pemerintah kepada warga yang umumnya golongan menengah ke bawah. Sesampainya di tempat transmigrasi para transmigran akan diberikan sebidang tanah, rumah sederhana dan perangkat lain untuk penunjang hidup di lokasi tempat tinggal yang baru.
Program transmigrasi di Indonesia mulai dilaksankan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, sebagai salah satu program dalam usaha PELITA (Pembangunan Lima Tahun). Penduduk yang menjadi transmigran merupakan penduduk yang ada di pulau jawa dan mereka dipindahkan kepulau-pulau lain seperti Sumatra,Kalimantan,Sulawesi dam Irian karena dipulau jawa jumlah penduduk terkonsentasi di pulau jawa sehingga perlu dilakukan penyebara penduduk ke pulau-pulau tersebut


macam-macam Transmigrasi

Migrasi penduduk terbagi menjadi 2 jenis yaitu:
1. Migrasi internasional. Migrasi internasional adalah perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara.
2. Migrasi interen adalah migrasi yang terjadi dalam batas wilayah suatu negara. Terdiri dari:
1. Migrasi sirkuler. Ya itu perpindahan penduduk sementara karena mendekati tempat pekerjaan.
2. Komuter atau ngelaju. Ya itu pergi ketempat atau kota lain dipagi hari dan pulang disore hari ataupun malam hari.
3. Urbanisasi. Ya itu perpindahan penduduk dari desa ke kota dengan maksud untuk mencari nafkah.
Faktor-faktor urbanisasi:
1. Kehidupan di kota serba dinamis.
2. Memiliki fasilitas yang baik untuk kehidupan.
Dampak urbanisasi bagi perkotaan:
1. Meningkatnya jumlah penganguran di perkotaan.
2. Timbulnya berbagai gubuk liar.
3. Meningkatnya kriminalitas.
Dampak urbanisasi bagi desa:
Desa tidak berkembang.
Tanah yang mereka tinggalkan tidak dipergunakan secara baik.
Hasil pertanian dan kekayaan dijual untuk bekal ke kota..
Hilangngnya tenaga kerja muda di desa.
Faktor pendorong perpindahan penduduk ada yang negatif dan ada yang positif.
A. Faktor pendorong yang positif:
1. Para migran ingin mencari atau menambah pengalaman di daerah lain.
B. Faktor pendorong yang negatif:
1. Fasilitas untuk memenuhi kebutuhan hidup terbatas.
2. Lapangan pekerjaan terbatas pada pertanian.
a. Faktor penarik yang positif:
1. Daerah tujuan mempunyai sarana pendidikan yang memadai dan lebih lengkap.


b. Faktor penarik yang negatif adalah:
1. Adanya lapangan pekerjaan yang lebih berfariasi.
2. Kehidupan yang lebih mewah, sehingga apa saja yang diperlukan akan mudah didapat dikota.
4. Transmigrasi.
Ya itu perpindahan penduduk dari pulau yang padat penduduknya ke pulau yang jarang penduduknya dalam satu negara.
Penyelenggaraan transmigrasi dikatakan berhasil bila memenuhi syarat:
Jumlah penduduk yang transmigrasikan tiap tahun lebih banyak dari pada pertambahan penduduk dari daerah yang ditinggalkan.
Antara transmigran dengan penduduk yang didatangi dapat hidup berdampingan.
Tujuan diadakannya transmigrasi:
1. Membuka daerah baru di luar pulau jawa, dan meningkatkan potensi daerah 2. Meningkatkan produksi dan export hasil pertanian dengan jalan memperluas lahan pertanian.
3. Secara sosial budaya meningkatkan integrasi masyarakat.
4. Memindahkan penduduk dari daerah yang padat penduduknya, ke daerah yang jarang penduduknya sehingga terjadi pemerataan penyebaran penduduk.
5. Memperkuat pertahanan dan keamanan nasional.
Macam-macam transmigrasi di Indonesia adalah:
A. Transmigrasi umum. Ialah transmigrasi yang disebabkan oleh tekanan penduduk di daerah asal, biaya ditanggung oleh pemerintah.
b. Transmigrasi keluarga. Ialah transmigrasi yang pembiayaannya ditanggung oleh keluarga yang telah berada di daerah transmigrasi.
c. Transmigrasi lokal. Ialah transmigrasi dari suatu propinsi ke propinsi lain, dan biaya ditanggung oleh departemen transmigrasi.
d. Transmigrasi suakarya. Ialah transmigrasi yang diselenggarakan oleh departemen transmigrasi dengan jaminan hidup beberapa tahun, selanjutnya diberikan tanah kepada transmigran untuk dikerjakan.
E. Transmigrasi sektoral. Ialah transmigrasi yang pembiayaannya diurus bersama-sama.
F. Transmigrasi suakarsa (Spontan). Ialah transmigrasi yang dislenggarakan atas biaya sendiri dengan bimbingan dan fasilitas dari pemerintah.
G. Transmigrasi bedol desa. Ialah transmigrasi seluruh penduduk dari sebuah desa atau beberapa desa beserta seluruh aparatur pemerintahnya, karena desa tersebut terkena rencana proyek pemerintah.
Macam-macam migrasi:
1. Evakuasi. Ialah perpindahan penduduk atau pengungsian penduduk dari tempat tinggalnya ke daerah lain karena bencana alam dan perang.
2. Imigrasi. Ialah datangnya WNA ke Indonesia untuk sementara/menetap.
3. Emigrasi. Ialah Keluarnya WNI ke negara lain dalam waktu yang lama atau di antara mereka ada yang menetap menjadi warga negara yang ia tempati.
4. Forensen. Ialah orang yang tinggal di pedesaan atau luar kota tetapi mempunyai mata pencaharian di kota.
5. Turis. Ialah orang-orang yang melakukan perjalanan untuk rekreasi atau wisata baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.







6. Week end. Ialah aktifitas orang-orang yang bepergian keluar kota untuk menghirup udara yang segar pada akhir minggu.
Sebab-sebab timbulnya migrasi penduduk:
A. Adanya alasan ekonomis.
B. Adanya alasan politis.
C. Adanya alasan wabah penyakit yang timbul disuatu daerah tertentu.
D. Adanya alasan pendidikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar